Mengertikah kamu, jika kepergian selalu menyisakan luka ?

Pernahkah kamu berpikir bahwa mungkin saat itu kamu adalah sosok yang seharusnya belajar bagaimana menghargai perasaan?


Seharusnya tak perlu kamu membuang waktumu untuk sesuatu yang akhirnya akan kamu tinggalkan.

Berulang kali kau meninggalkan perempuan baik baik yang selalu menemani. Kamu belum menyadari bahwa ialah sosok yang selama ini berjuang untuk mendukung semua cita citamu.


Mengertikah kamu jika kepergian selalu menyisakan luka? nampaknya kamu lupa bahwa dia perempuan biasa yang bisa terluka. Ia mempertahankan keberadaannya, mempertahankan seseorang yang jelas jelas tidak mau digenggam.


Penyesalan sedalam apapun rasanya tak akan membuatnya kembali. Kini bisa kamu lihat sekarang ia telah bahagia dengan lelaki pilihannya — yang jelas tak akan pernah mencoba dengan sengaja untuk meninggalkannya.


Biarkan aku memberitahumu sesuatu.

Untuk apa kamu sibuk mencari perempuan yang melengkapi jika selama ini ia ada di sisi?

Sekali perempuan baik-baik sudah datang menghampiri, apa lagi yang mau kamu cari? Bukankah hidup tujuannya memang untuk berbagi?

Komentar